Rabu, 17 Juni 2009

Para Pelaku sinematografi

Di bawah ini adalah para pelaku produksi film

Produser
Seorang yang bertangung jawab atas kehadiran sebuah film. Sosok ini yang menjadi sosok sentral yang menjalankan sebuah produksi film. Tidak dengan uang tapi dengan visi. Sebab dengan modal fisilah dia bisa memutuskan apakah cerita itu bisa di kembangkan menjadi film layar lebar kemapuanya adalah; mengelola keuangan, mencari dana, berbicara dengan calon infestor, menyatukan orang untuk terjadinya film. Para produser adalah orang yang bekerja lebih awal dan yang paling ahir dalam produksi film.
Sutradara
Ketajaman visi sangat di perlukan dalam hal ini supaya dapat menghidupkan cerita untuk bisa di nikmati nantinya. Seorang sutradarah arus mengontrol aspek dramatis dan artistic selama proses produksi berlangsung. Sutradara juga harus mengarahkan seluruh krew dan artis untuk menjadikan film. Sutradara adalah story taller lewat medium film. Jadi apa yang harus di sampaikan lewat film jauh lebih penting dari pada kepahaman tentang film sendiri. Kemampuan memimpin, komunikasi ,visi ,sikap, dan pemahaman soal hidup juga sangat di perhatikan.

Asisten sutradara 1
Pada tahap pra produksi, diperlukan seorang untuk membantu sutradara untuk menterjemahkan hasis director treatmen kedalam script breakdown dan shooting schedule. Inilah yang mendiskusikan segala keperluan shooting dan manajer produksi.

Penulis scenario
Penulis scenario harus bisa mengatakan sesuatu dengan jelas. Memahami maksut di dalam cerita. Menulis sekenario adalah pekerjaan kolaboratif yang dilakukan si penulis dengan orang-orang yang mempunyai visi yang sama. Seperti sutradara dan produser.

Produser pelaksana
Seorang produser pelaksana harus mempunyai kemampuan manejerial yang bagus, kemampuan mengelola angaran , kepemimpinan dan produksi. Tugas dari produser pelaksana yaitu memotivasi dan visi buat terjadinya film tugas yang terahir adalah memaksimalkan hasil ahir produksi dalam bentuk film.

Penata kamera/fotografi (DOP)
Menguasai cerita,paham alat, tau bagaimana menceritakan sesuatu. Bisa menentukan pengambaran cerita, meguasai tentang tata cahaya lighting mengasai kemampuan manajerial maupun membuat jaringan dan komunikasi serta mempunyai hubungan yang baik dengan sutradara

Manajer produksi
Megkoordinator harian semua krew film dan memaksimalkan potensi yang ada di seluruh departemen yang ada adalah kerja dari seorang manajer produksi. Dalam produksi film dia menjadi sebuah coordinator yang bertugas untuk koordinasi dengan seluruh tim kerja sebuah film.

Kameraman
Tugasnya adalah untuk mengoprasikan kamera. Kamera person berhak mengetahui seluk beluk kamera sehinga dapat menuangkan visual sesuai dengan yang di inginkan. Seorang kameramen juga harus mengetahui fungsi-fungsi kamera beserta alat bantunya seperti dolly, creen,dan yang lainya.kameraman bekerja di bawah seorang DOP.

Desain produksi
Di perlukan sebagai asisten sutradara menentukan suasana dan warna yang tampil dalam sebuah film. Desan produksi menerjemahkan apa yang diinginkan olih seorang sutradara. Untuk itu diperlukan kreatifitas yang tingi .

Penata artistic
Mempunyai kemampuan artistic , manajemen yang handal. Bekerja sama mengatur seting bersama DOP dan sutradara. Profesi ini dekat dengan pekerjaan mengambar , desain, dan bercerita serta kerja keras.

Penata kostum dan penata rias
Bisa dilakukan olih pria dan wanita. Berhubungan dengan kamera, jadi harus mendiskusikan kesemuanya dengan penata gambar. Memahami karakter dari tokoh bertugas membantu sutradara menghidupak karakter, bukan hanya mendandani pemain , bekerja dengan tim,system kerja, kemampuan komunikasi.

Lighting
Tugas dari seorang lighting man adalah menentukan intensitas cahaya yang masuk tugas utamanya adalah sebagai penata cahaya. Lightingman mempunyai peranan yang sangat besar .karna kualitas gambar setiap shot alkan menjadi semakin baik jika cahaya yang di gunakan tertata dengan baik.

Penyunting gambar/editor
Menjadi seorang editor harus mempunyai sikap yang sabar. Mempunyai kemampuan bercerita, musik, rapi dan rajin mencatat.ini mejadi lebih penting dari pada kemampuan mengunakan computer walaupun seorang editor juga harus pinter terhadap computer. Mampu berkomunikasi dengan sutradara, keputusan di dalam ruang editing di dasarkan pada kebutuhan cerita.

Penata suara dan penata musik
Film bukan hanya membutuhkan gambar akan tetapi unsure suara menjadi salah satu hal yang sangat penting karna dengan suara gambar akan terasa tiga dimensi, olih sebab itulah sebuah film disebut sebagai audio visual. Pada profesi ini adalah suatu pekeriaan seni namun membutuhkan kemampuan engineering. Profesi ini sesuai dengan orang yang membutuhkan dan gemar akan tehnologi. Seorang penata musik harus mempunyai kemauan yang tingi terhadap dunia musik dan harus mampu mencari musik yang sesuai dengan film yang di kerjakan.

Talent
Mereka adalah sebuah figure yang sangat di butukan di dalam sebuah film untuk melengkapi tuntutan dari sebuah sekenario. Seorang talent harus mempunyai sikap yang baik di mata masarakat karna talent inilah yang menjadi sebuah rujukan bagi sebuah film yang nantinya akan di tonton olih bayak public. Seorang talent juga harus mempunyai acting yang bagus di depan kamera.

Penyelengara launcing film
Penyelengara ini bisa mengunakan jasa EO (even orgenaiser) sebagai fasilitator untuk launcing film yang akan di seleggarakan. Untuk launcig perdana biasanya seorang artis di gunakan untuk menarik simpatisan public untuk melihat film yang akan segera di keluarkan.

Sebuah krew film bukan hanya yang di atas saja akan tetapi sangat bayak. Itu tergantung dari sebuh tuntutan sebuah film.

lanjut coy...

Senin, 15 Juni 2009

STRUKTUR FILM

SHOT
Shot di pakai sejak mulainya proses perekaman gambar on hinga kamera di hentikan atau di sebut sebagai satu kali take. Shot merupakan satuan terkecil dalam sebuah film . satu adegan bisa berjumlah belasan hinga puluhan shot. Satu shot bisa dapat berdiri dari kurang dari satu detik, berapa menit bahkan jam.

ADEGAN (Scene)
Satu segmen pendek dari dari keseluruan cerita yang memperlihatkan satu aksi berkesinambungan cerita yang diikat oleh ruang, waktu, isi cerita, tema , karakter, atau motif.

SEKUEN(Sequence)
Sekuen adalah satu segmen besar yang memperlihatkan satu rangkaian peristiwa yang utuh. Satu sekuen biasanya terdiri dari beberapa adegan yang saling berhubungan. Alam karya literature sequen bisa diibaratkan seperti sebuah bab atau sekumpulan bab.



SETING ATAU LATAR
DEFINISI
Seting atau latar adalah seluruh latar bersama segala propertinya dalam hal ini adalah semua benda tidak bergerak seperti prabot ,pintu, candela, kursi, lampu dan sebagainya. Biasanya seting yang di gunakan di dalam sebuah adegan film di buat seperti kenyataannya. Jadi sebuah seting harus bisa meyakinkan seluruh penontonya sehinga film terkesan apik dan tertata serta kelihatan seperti aslinya.


JENIS-JENIS SETING

Set studio
Set studio bahwa pengambilan gambar di dalam studio shinga studio harus di set seperti tempat yang ada di dalam sebuah cerita. Sineas Edison dan miloes menyadari bahwa pengambilan gambar di dalam sebuah studio akan mempermudah control prodoksinya terutama berhubungan tentang tata cahaya.

Shot on location
Shot on location adalah produksi film mengunakan lokasi actual yang sesunguhnya. Shot on location belum tentu akan mengambil lokasi yang sama seperti yang ada di dalam sebuah ceritanya dapat pula dengan lokasi yang mirip dengan lokasi yang sesunguhnya.

Set virtual
Pada era moderen tidak ada yang tidak mungkin di dalam sebuah sinema. Tehnologi digital memungkinkan para sineas membangun latar apapun sesuai dengan jalan ceritanya. Seting ini digunakan untuk memanipulasi seting untuk memudahkan produksi film. Seperti adegan di dalam sebuah mobil yang mengunakan layer proyeksi di latar belakangnya.


FUNSI SETING

Penunjuk ruang dan wilayah
Salah satu funsinya adalah untuk menunjukan ruang. Seting yang sempurna adalah seting yang sesuai dengan kontek ceritanya . seting harus bisa meyakinkan penonton dan membawa penonton melihan suatu seting seperti kenyataan. Seperti seting restoran,rumah, perpustakaan, sekolah dan lainya.

Penunjuk waktu
Funsi utamanya adalah seting mampu memberikan informasi waktu, era, ataupun musim sesuai dengan konteks naratifnya. Unsur waktu keseharian seperti siang, malam, siang dan pagi mutlak harus di penuhi untuk menjelaskan kontek ceritanya. Seperti menunjukan masa lampau ataupun masa depan.

Penunjuk setatus social
Dekor seting bersama kostumnya dapat menunjukan setatus sosial para pelaku ceritanya. Seting untuk kalangan atas harus mengunakan kostum yang rapi dan elegan dan mengunakan seting rumah yang mewah dan menunjukan statusnya dan yang pasti kontras dengan seting kalangan bawah yang mengunakan kostum seadanya atau sederhana dan menunjukan rumah yang kecil, sempit dan agak kotor serta gelap.

Pembangun mood
Untuk membagun mood dari penontonya seting biasanya sangat dekat dengan penataan cahaya. Suasana terang biasanya menunjukan formalitas, akrab serta hangat. Suasana seting yang gelap biasanya ciderung bersifat dingin, intim, misteri, serta mencekam.

Penunjuk motif tertentu
Seting dapat memiliki motif atau symbol tertentu sesuai tuntutan cerita film. Seperti suatu seting daerah jepang yang menujukan baju kimono seorang samurai yang megunakan seting latar angin yang berhembus kencang sebagai sibol kemampuan fisik kekuatan sang samurai.

Pendukung aktif adegan
Dalam film-film aksi serta komedi , properti juga dapat berfungsi aktif untuk mendukung aksinya. Misalkan sineas serta actor Charlie caplin dan buster keaton selalu mengunakan benda-benda di sekitarnya untuk menunjang aksi-aksinya.

lanjut coy...

MANAJEMEN DALAM PRODUKSI FILM

Secara garis besar proses pembuatan film adalah sebagai berikut:
1. Pra produksi dan development
Pra produksi adalah sebuah tahap persiapan sebelum kegiatan syuting di lakukan.proses inilah yang sangat penting karna pada proses inilah yang dapat menentukan hasil ahir.
Pemilhan style
Pemilihan ini harus sesuai dengan tujuan film seperti. Full animasi, full cinematografi atau hubungan di antaranya
Pemilihan tema dan ide cerita
Tema merupakan garis besar dari proses pembuatan film pilihan tema berdasar brain storming ; misalkan tema itu adalah alam, horror, misteri dan yang lain kemudian kita bentuk dalam sebuah synopsis dalam synopsis itu kita harus memperhitungkan aspek seperti; desain budget, konsep penyutradaraan, art, kameraman, list property apa saja yang akan di pakai, crew list.
Persiapan produksi
Untuk proses ini harus membentuk ;sebuah tim kerja, pemilihan talen dan ektras penyedian art, property, dan perijina tempat atau lokasi syuting dan penyedian alat-alat syuting seperti kamera, lighting, dll.

2. produksi
Tahapan ini tahapan yang kedua setelah tim kerja sudah ada dan alat-alat yang di gunakan syuting sudah ada termasuk property dan tim kerja atau crew.
Manajemen lapangan
Manajemen lokasi
Talent koordinasi
Manajemen waktu
Crew koordinasi
Kegiatan syuting
Tahapan ini adalah tahapan di mana kepawaian seorang sutradara, DOP, crew menentukan. Beberapa hal yang harus di Persiapkan adalah seperti:
Syuting out door. Alat yang harus disiapkan sebagai berikut cahaya matahari, reflector, hujan buatan, camera seting, crowd crowd control.
Syuting in door ; alat yang di pakai adalah pengunaan lighting, pengunaan filter, make up, pemilihan background,monitor.
Visual efek seperti; referse motion,fast motion, slow motion, kroma key.
Hal-hal Lain yang wajib di perhatikan antara lain
Makan, logistic
Sewa peralatan
Film transportasi
Akomodasi
Telekomunikasi
Medis

3. Pasca produksi
Tahap ini merupakan tahap ahir dari rangkaian kegiatan di atas tersebut dan kesalahan pada waktu syuting akan di perbaiki pada waktu ini.
Editing
Kerja sama seorang sutradara dan editor sangat di perlukan dalam proses ini. Karna editing bukan hanya menentukan posisi dan mengabungkan gambar yag terpotong tapi sebuah rasa seni dan film membutuhkan rasa agar hasil yang di keluarka bisa untuk di nikmati. Proses editing meliputi:
Capturing
Format file
Feel
Coluring
Fades and cuts
Kualitas gambar
Pemilihan format terahir
Format ahir dari film harus sesuai dengan yang telah di sepakati bersama saat pra produksi film. Pada saat inilah bagai mana cara kiyta mengatisipasi kesalahan-kesalahan dan kekurangan kita pada saan produksi
Launcing
Setelah semua proses produksi telah di laksanakan kita tingal menentukan launcing perdana film yang kita buat dan siap untuk menjadi tontonan orang bayak.

lanjut coy...

JENIS-JENIS PEMAIN

Figuran
Karakter figuran di dalam sebuah film adalah karakter di luar para pelaku cerita utamanya. Pemain figuran sering di gunakan untuk adegan-adegan yang bersifat masal . seperti perang-perang yang ada di film-film besar seperti love of the rig, exodus spartyacus, 300 dll.

Actor amatir
Actor amatir biasanya di gunakan bukan karena kemampuan beraktingnya. Akan tetapi karna otentitas mereka dengan karakter yang di perankan .

Actor professional
Adalah seorang actor yang sangat terlatih dan mampu bermain dalam segala jenis film dalam segala jenis peran., yang di berikan kepada mereka dengan berbagai macam gaya. Actor professional sangat jarang menjadi pemeran utama di dalam sebuah film dan pada umumnya hanya mendapatkan sebagai peran pendukung.

Bintang
Seorang bintang di pilih karena nama besar mereka di mata public.pengunaan bintang di dalam sebuah film biasanya menjadi sebuah titik tolak keberhasilan sebuah produksi film. Seorang bintang biasanya terlahir setelah iya sukses dengan sebuah film.

Superstar
Adalah seorang bintang yang sangat popular. Film-film yang di bintangi superstar selalu berhasil dan sukses besar di dalam sebuah komersil. Superstar mampu menarik jutaan penonton ke bioskop hanya karena sosok dan figure mereka.Sosok inilah yang menjadi daya tarik utama dan biasanya sosok mereka selalu di tungu olih para public.

Cameo
Adalah penampilan sesaat bintang utama ternama atau seseorang yang popular di mata public. Salah satu cameo yang paling di kenal olih para pubilk adalah penampilan Alfred Hitchcock dalam semua film-film arahanya.

lanjut coy...

Rabu, 03 Juni 2009

Kameramen



Departemen Kamera

Padasarnya departemen kamera ini di kepalai olih seorang DOP director of photography DOP berangotakan juru kamera dan tentunya chif ligting atau gaffer dan asistenya .tugas dari seorang director of photography adalah sebagai penata fotografi yang menyusun seperti daftar yang di gunakan di kamera dan lighting sejatinya kerja seorang director of photography menentukan dan megupayakan kualitas terbaik dari gambar yang di rekam.

Berikut ini beberapa tips menjadi seorang kameraman
Yang pertama harus di lakukan olih kameraman pemula yaitu pelajari funsi-fungsi kamera
Ketahui tentang aturan White Balance : Prosedur untuk mengkoreksi warna gambar dari kamera dengan mengubah sensitivitas CCD ke dalam spektrum cahaya. Umumnya prosedur ini menggunakan cahaya putih sebagai dasar.
Rekamlah selama 10 detik gambar kosong / color bar untuk memberi batas sehingga mempermudah pencarian gambar ketika editing
Belajarlah edit di kamera karna itu akan mempermudah proses editing dan gambar yang di rekam merupakan poin-poin dari gambar yang di rekam
Pahami tentang posisi kamera atau kamera angle
Diamlah ketika mengambil gambar karena audio membuat video menjadi tiga dimensi dan kamu membutuhkan suara suasana sekitar
Pelajari komposisi yang masuk di dalam sebuah gambar kamera atau sering di sebut sebagai mise en scene yaitu segala aspek yang berada di depan kamera yang akan di ambil gambarnya ,yakni seting ,tata cahaya ,kostum dan tata rias wajah, serta pergerakan kamera.
Pelajari tentang frame atau bingkai batas wilayah gambar yang di tangkap olih kamera
Merekamlah dalam sequence : wide shoot,medium,detail,variatif angle
Selalu gunakan tripod ketika merekam subyek yang diam
Gunakan mono pod jika objek susah di jangkau
Pelajari pengunaan doly,jim,creen,monopod,tripod.
Jangan malas dekatilah obyek ketika mengambil gambar, minimalis zoom in karena gambar akan labil dan goyang
Rubahlah angle dan perspektif seindah mungkin. Jangan perlakukan kamera seperti mata kita
Tebarlah pandangan jangan lengah waspadai setiap momen dan selau waspada di setiap keadaan apapun.
Untuk mendapat Depth Of Field yang sempurna, maksimalkan zoom in dan mainkan focus
Jangan mengulang gambar dengan obyek,komposisi dan angle yang sama.
Jangan melanggar garis imajiner / directional line. Bila hal ini dilakukan, maka gambar akan terkesan tabrakan atau bolak – balik, atau disebut juga jump shot
Perhatikan head room, ruang yang cukup di bagian atas kepala
Semua gambar yang kita rekam harus memiliki motivasi dan informasi
Perhatikan continuity, kesinambungan jalan cerita jangan sampai ada yang hilang, sehingga alur ceritanya utuh .
Pada wawancara Liputan Khusus ambil arah looking room setiap narasumber berbeda ( ke kanan x ke kiri ) agar tidak monoton
Hafalkan dan pahami dasar - dasar fotografi termasuk angle komposisi ukuran soot dan berbagai istilah –istilah broadcasting

Type of Shot di dalam departemen kamera
Nah yang di atas kan tentang gimana megunakan kamera nah yang di bawah ini tentang shot di dalam kamera
ELS : Extra Long Shot (extereme LS, XLS) jarak kamera paling jauh
MLS : Medium Long Shot
LS : Long Shot
Knee, 3/4Shot
CU : Close Up, dari keapala sampai pundak
VCU : Very Close Up (shot wajah) dari atas kepala sampai dagu
MCU : Medium Close Up,
BCU : Big Close Up (tight CU, full kepala), wajah memenuhi layar
ECU : Extreme Close Up (detail shot) pada jarak ini mampu memperlihatkan lebih mendetail vbagian wajah kayak mata, teliga hidung dan yang lain.

Sudut Kamera atau istilah kerenya angle
Suatu sudut pandang kamera terhadap objeknya yang berada dalam frame . secara umum kamera angle dapat di bagi menjadi tiga yakni hight-angle, straight-on angle, serta low-angle
Hight-angle , akan mengakibatkan dampak obyek akan terlihat imperior, tertekan. Objek seolah tertekan,kecil lemah serta terimitidasi.
Straight-on angle kamera melihat obyek dalam frame secara lurus sehinga tampak berimbang dan pas .
Low-angle Pengambilan gambar dengan low angle, posisi kamera lebih rendah dari objek akan mengakibatkan objek lebih superior, dominan, menekan serta kelihatan percaya diri serta kuat .

Pergerakan kamera
Panning di sebut panning karena kamera bergerak menyanping secara mendatar horisontal, baik ke kiri ataupun ke kanan. Dikatakan pan right jika pergerakannya menyamping ke kanan, dan pan left jika bergerak menyamping ke kiri.
Tilting gerakan kamera secara vertikal, baik ke atas ataupun ke bawah di sebut juga tilting . secara prinsip, tilting masih sama dengan paning yakni posisi kamera berada di atas tripod nya di sebut tilt up jika kamera bergerak vertikal ke atas, sedangkan di sebut tilt down jika kamera bergerak ke bawah.

lanjut coy...

Kamis, 28 Mei 2009

FILM INDIE

Film indie


Dunia perfilman dikatakan sebagai dunia glamour karna biaya pembuatan film memerlukan biaya yang sangatlah tidak sedikit. Beberapa orang berpendapat bahwa hobi akan film sangatlah mahal. Akan tetapi bagaimanakah dengan keberadaan film indie yang merupakan film kreatif berdurasi pendek Memang jika di bandingkan dengan film bioskop atau film yang besar film indie memang tidak mengeluarkan dana sebesar itu akan tetapi di film indie adalah bagaimana caranya untuk mengemas suatu ide yang sederhana akan tetapi dapat memunculkan kreatifitas dan kesan yang dalam serta membumi di setiap pemirsanya.Maka tidak heran jika banyak orang yang menyukai akan film indie dan memunculkan orang-orang yang kreatif sehinga banyak sekali komunitas-komunitas film indie pada saat sekarang ini . kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang memang menyukai dunia sinematografi. film indie memang sebuah film yang memiliki durasi yang pendek akan tetapi seni kreativitas lah yang membuat film ini memiliki banyak pencita. Pada awalnya keberadaan film indie kurang di minati akan tetapi seiring dengan perkembangan dunia perfilman sekarang ini film indie berkembang sangat cepat di antara pencinta-pencintanyapun mendirikan kelompok-kelompok atau sebuah komunitas film indie di kota-kota mereka. Banyak di antaranya pun melakukan regrutmen angota baru sehinga lama kelamaan keberadaan film indie tidak asing lagi di telinga masarakat umum. Mereka kadang kali melakukan suatu pertemuan dengan komunitas film indie yang lain dengan cara workshop, pemutaran-pemutaran, sharing tentang film mereka sendiri dengan tujuan mendapatkan informasi-informasi baru dari komunitas film indie yang lain, sehinga dapat memajukan perkembangan film indie.

Beberapa pendapat tentang film indie pun sangat beragam oleh kalangan akademisi dan seniman film Institut Kesenian Jakarta (IKJ),menyebutkan film independen memang lebih banyak disebut sebagai film pendek. Nama tentang film indie memang beragam. Ada orang menyebut film indie, independen, dan juga film pendek. Bahkan kalangan seniman film Yogyakarta film semacam ini (indie)disebut sebagai film ‘wayang’. Memang sangat bayak orang berpendapat tentang film indie mengingat bayaknya akan pencita film ini. Film indie memang belum menjadi film yang di cintai semua orang dan jarang di tampilkan di bioskop ,akan tetapi jika di amati sangat bayak film independent kita yang sudah berjaya di luar negri,seperti; film Revolusi Harapan karya Nanang istiabudhi yang mendapatkan Gold Medal untuk kategori Amateur dalam The 39th Brno Sexten International Competition of Non-Comercial Featur and Video di Republik Cekoslovakia (1998). Juga film Novi garapan Asep Kusdinar masuk nominasi dalam Festival Film Henry Langlois, Perancis (1998). Dalam Singapore Internasional Film Festival (1999), lima film pendek Indonesia ikut berlaga, yakni film Novi karya Asep Kusdinar, Jakarta 468 karya Ari Ibnuhajar, Sebuah Lagu garapan Eric Gunawan, Revolusi Harapan kreasi Nanang Istiabudhi, dan Bawa Aku Pulang buah karya Lono Abdul Hamid. Selanjutnya, di beberapa kota muncul juga lembaga sejenis yang sama-sama menggunakan idependent, seperti Bandung Independent Film dan Komunitas Film Yogyakarta. Juga semakin bergairahnya Kine Klub di kampus-kampus. Film indie mengacu kepada kemandirian yang berpacu pada kebebasan , Kebebasan dalam berkarya . kebebasan dalam film indie dapat di artikan bahwa film indie memberikan kebebasan bagi pembuatnya dalam mengimplementasikan keinginan ,skill ataupun konsepnya sediri terlepas dari pihak lain tanpa adanya embel-embel yang berupa titipan ataupun tuntutan dari pihak lain. Dari produser ataupun atasan- atasan yang lain seperti halnya tuntutan seponsor , pasar dan yang lainya. Film indie lahir benar-benar menampilkan orisinilitas dari pebuatnya tanpa adanya keterkaitan dari pihak yang lain. Film idie merupakan sebuah tawaran bagi seniman film untuk menampilkan idenya sendiri dengan bebas dan ekspresif tanpa adanya kontaminasi tuntutan ataupun titipan pihak lain. Seniman yang dimaksud dapat berkarya dengan penuh emosi dan memaksimalkan buah pemikirannya sendiri. Sehingga dapat memunculkan seni kreatifitas yang murni dari pemikiran sang penciptanya. Aspek kepuasan dalam berkarya adalah hal yang diutamakan maka dalam film indie kebebasan ide mutlak menjadi salah satu tuntutan yang harus dipenuhi. Sehingga seorang seniman film benar-benar bisa merasakan bagaimana film indie bisa menjadi sebuah tontonan suatu karya seni yang mempunyai cita rasa tingi dan tentunya murni.


lanjut coy...